Langsung ke konten utama

RIWEH SEBELUM OTEWE RAPAT - KKN'S DAY 2

 Haloo...

Apa kabar hari ini? Sehat? Lelah? Atau.... keduanya?

Apapun keadaan hari ini, semoga lebih baik dari esok hari. Aamiin.


Hari ini ada janji untuk rapat KKN jam 1 siang, buat membahas kegiatan pembukaan resmi di hari senin. Sebelumnya, aku sudah mempersiapkan banyak hal, seperti pakai baju, celana, kerudung apa, bawa tas apa, isinya apa saja, dll. Ya. Itu persiapan pikiran aja.

Namun, sekitar dua jam sebelum pukul 1, rumahku kedatangan dua monster kecil yang siap menerkam bekakas di rumah. Apalagi ibu dan my kentanky pergi ke Lumajang, tinggallah aku dan ayah berdua. Saat melihat kehadiran mereka, aku merasakan bahwa kebebasanku sebentar lagi terenggut. Nah, benar saja. Aku menjadi bartender dadakan untuk membuat minuman buat tamu yaitu om dan tanteku, lalu menjadi listener cerita dua anak kecil yang kurindukan, namun datang di saat yang kurang tepat, serta aku menjadi tempat mereka mengadu keluh kesah dengan channel TV, boneka, mainan yang ilang dan lain-lain.

Ke~riweh~an ini lebih ke aku sendiri yang menjadi pelakunya, dan juga merasa dirugikan sebagai korban. Aku harus menyetrika pakaian buat ke acara rapat, mempersiapkan barang-barang ke dalam tas, dan lain-lain. Beberapa kali aku harus keluar masuk rumah karena ketinggalan sandal, kaus kaki, helm, dan yang sampai ke tahap ingat di jalan, yaitu STNK yang tertinggal di kolong tas lainnya. 

Biasanya, kalau ada Ibu, pasti beliau yang mengingatkan sebelum aku bolak balik. Tapi karena i'm alone in there, and i have my self , jadi aku harus mandiri mempersiapkan sendiri. Dan akhirnya aku berangkat dengan usainya keriwehan itu pada pukul set 1 kurang 10 menit.

Di perjalanan, seperti biasa tidak ada yang menarik. Hanya ada kemacetan ringan, karena jalanan sedang diperbaiki di jalan raya. Saya sampai rumah teman saya, lalu pergi ke lokasi rapat.

Rapat menjelaskan mengenai kegiatan pembukaan acara senin besok dan timeline jadwal proker. Kami rapat dengan serius dan beberapa kali ada joke yang dikeluarkan dari Mbak kordes KKN. 

Setelah rapat, aku dan temanku pulang, namun mampir sebentar ke alun-alun untuk membeli sari tebu sebagai bahan praktik UKM nya. (Jam 21.23 an dia bilang, kalo produknya jadi dan akan dikasihkan besok untuk uji coba, semoga dia berhasil!)

Aku mampir di rumahnya sejenak, dan akhirnya kembali benar-benar di rumah. Aku sampai rumah sebelum magrib, dan sampai dengan selamat. Alhamdulillah.


Tidak ada yang seru ya hari ini? Namun, ini juga hari yang berharga juga untuk dipublikasikan untukmu, Airira tua? Airira masa depan? wkwkwk.

Karena kamu bisa memiliki waktu bertemu dua bocil itu yang alhamdulillah gak rewel tadi, serta bisa menikmati perjalanan dengan selamat.


Waktu baru kumpul rapat^^ (kenang-kenangan)


Pesan untuk Hari Ini :

1. Bersyukurlah dengan apapun keadaan yang terjadi, membosankan atau tidak, itu akan menjadi hari yang berharga karena tidak pernah digantikan oleh hari selanjutnya

2. Berusahalah untuk mempersiapkan diri sejauh mungkin dari jadwal yang ditentukan, agar tidak tergesa-gesa atau bahkan lupa.


See You Next Day, Airira


Sabtu, 12 Juni 2021

Subjek dan Objek yang sama dengan suasana yang senyap kamar. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

PENGALAMAN MENGUNJUNGI DESA TEMPAT KKN - SURVEI

Sudah lama sejak tahun dua ribu delapan belas aku tidak bersua. Masa mahasiswa baru itu, kini sudah berlari kencang dan menuju titik ke mahasiswa (hampir) tua. KKN sudah menyapa. Seraya mengatakan bahwa, "Sudah waktunya kau buka mata!!" Sudah semester enam, dan aku masih menjadi orang yang sama. Manusia yang berpaku pada tenangnya rumah dan sepinya kamar. Namun kini, aku kudu keluar dari zona nyamanku, terutama semenjak sang virus korona yang menyerang dengan syarat, yaitu harus mematuhi protokol kesehatan dan di rumah saja. Kata #dirumahsaja mengantarkanku pada benar-benarnya diriku. Bahwa aku sungguh manusia kebluk yang tidak bisa bangun dari kasur yang kuat tekanannya. Aku manusia yang bisa seharian tidak memandang cahaya matahari di luar rumah, dan bahkan manusia yang bisa beberapa hari tak jenuh melakukan aktifitas di dalam rumah. Nyatanya, KKN ini akan membuatku kurang lebih keluar dari zona nyaman itu. Aku harus bertemu orang-orang baru, masyarakat baru, dan bahkan ski...